Showing posts with label Sosial. Show all posts
Showing posts with label Sosial. Show all posts
Pra OSPEK
Monday, July 16, 2012
![]() |
| Source: Google Search |
Balada ala Semut
Wednesday, July 04, 2012
One day 3 ants saw an elephant coming….
1st ant: We will kill him!
2nd ant: We’ll break him’s legs!
3rd ant: NO! Leave him today. He is alone and we are three!!
Rasio Teman
Don’t count how many new friends you can make. Count how many old ones you can keep.@AmandaAdriani
Kato urang kampuang bakawanlah jo sia je nan pantiang inyo elok parangai, baragamo dan mambuek awak jadi urang nan labiah baiak. Dima barado, sia nan tasuo, pabanyak kawan.
Kalau disuruah maituang, alah bara kawan nan tasuo jo tajalin sampai umua ko? Kawan nan sabana kawan atau kawan ala kadar e?
Nan jaleh untuk biso ditarimo masyarakaik tantu kito harus jadi urang nan babudi. Reso jo pasero nan harus ado.
Bukan mukasuik maagiah nasehat untuak sok maaja urang tapi hanyo ingin maukua diri
Wassalam
Bukan Romansa
Waktu melumat siapa saja. Walaupun aku sendiri dan berdiri. Sekejap tercipta tekad.
Sering ku mendengarnya terlantang. Muda mesti bercinta. Sendiri tak ada guna. Bisa dikira tak berdaya. Romansa bernama.
Sering ku mendengarnya terlantang. Muda mesti bercinta. Sendiri tak ada guna. Bisa dikira tak berdaya. Romansa bernama.
Pedekate bermula. Pendekatan utuhnya. Ah apa pula itu. Konon semacam peleburan, mengapai persamaan.
Buat apa toh manakala terjalin sudah, akhir tetap terpisah. Maka keluhnya serupa, tak mampu bertahan dalam dua. Waktu tak mungkin ditahan, menahan
Waktu membisik. Aku terusik.
Korupedia: Museum Koruptor Indonesia
Friday, June 15, 2012
Koruptor memang tak punya malu lagi. Hukuman tak akan membuat mereka enggan menyalip uang yang bukan hak mereka.
Melihat korupsi yang telah membudaya dan mengakar di hampir instansi pemerintahan, para pegiat antikorupsi meluncurkan sebuah situs tentang korupsi di Indonesia atau tepatnya ensiklopedia tentang koruptor yang dinamakan Korupedia.
Dikutip dari website resminya, Korupedia.com adalah sebuah ensiklopedia tentang korupsi di indonesia. Tujuannya adalah untuk membantu pembaca menemukan dan mempelajari informasi yang berguna tentang kejahatan tindak pindana korupsi di indonesia.
Lelucon ala Orang Minang
Kerap saya memperhatikan dan menonton bagaimana teman-teman saya yang berasal dari Minang berinteraksi satu sama lain. Unik dan bikin saya ikut geli. Ada-ada saja cara mereka untuk menggoda teman. Hingga saya dapat merumuskan pola dan gaya lelucon temam-teman saya itu.
Begini...
Orang Minang kadang memulai lelucon dengan melemparkan "tuduhan" kepada targetnya. Tuduhan tersebut bukan berarti fitnah atau berita bohong tapi sesuatu yang bikin target mereka kebingungan saja. Misal menanyakan dimana motor kepada target padahal ia ga tahu sama sekali.
Mengundang Senyum
Tuesday, May 29, 2012
Tersenyumlah, betapa mudahnya hal itu dilakukan dan hanya membutuhkan sekitar beberapa detik untuk mempertahankan senyum sebagai ungkapan ketulusan hati. Senyum itu kedahsyatan sederhana yang luar biasa, mudah tapi sangat berharga. Walau kadang senyum terjadi hanya sesaat tapi kenangannya berlangsung selamanya karena dibalik senyuman tersimpan makna nan sangat bernilai.
Saya masih percaya bahwa tersenyum menjadikan diri tenang danmenenangkan.
Jadi tersenyumlah... :)
Subscribe to:
Posts (Atom)



