![]() |
| Hasil Test IQ versi Aplikasi Android |
Teori Konspirasi, IQ dan Seleksi Jurusan
Thursday, June 20, 2013
Tertimbun
Wednesday, January 16, 2013
Barang sesuatu yang kalo memang ingin dilenyapkan dengan ikhlas maka akan benar-benar lenyap. Benarkah?
Dulu saat kanak-kanak saya hobi mengoleksi mainan seperti kelereng, gambar kartun dll. Bukan koleksi tapi lebih tepat semua itu terkumpul banyak setelah menang. Jadi saking banyaknya saya bingung sendiri padahal dulu tuh kalo punya kelereng sebanyak itu rasanya kayak gimana gitu. Merasa jadi paling hebat!
Nah berangkat dari rasa bingung dan bosan terhadap barang2 itu muncullah ide di kepala saya untuk menyimpannya di tempat rahasia nan rumit. Diilhami film-film tentang perburuan harta karun, saya pun memutuskan untuk menimbun "harta" saya itu ke dalam tanah. Blassss!!!
Saya yakin banget dengan cara itu benda2 tersebut akan aman dan tetap utuh. Bahkan lama-lama akan jadi penemuan yang tak ternilai jikalau ditemukan oleh generasi abad mendatang.
Maka sebelum "menanam" barang2 itu terlebih dahulu saya membungkusnya dengan kantong plastik yang disini disebut asoy alias kantong kresek. Kenapa? Konon dulu tuh saya percaya kantong asoy tak mudah rusak walau ditimbun tanah berhari-hari. Lalu pada akhirnya saya mengetahui bahwa kantong asoy ternyata material yang sulit terurai. Nah!
+++++++++
Saya ikhlas ingin berpisah dan melupakan benda-benda berharga itu. Jadi setelah menggali lubang sedalam kira2 30 cm di belakang rumah saya langsung menimbunnya. Dan sesudahnya memasang tanda diatasnya sebagai wanti-wanti bila saya tiba-tiba kangen dengan benda-benda itu. Maklum masih anak-anak. Mudah plin-plan. Sekarang pun masih.
Lalu benarkah benda-benda tersebut aman di alamnya itu? Saya mulai ragu.
Berselang beberapa hari kemudian saya pun kembali ke lokasi penimbunan. Dengan didorong saya khawatir luar biasa saya menggali dengan cepat. Terus dan terus saya menggali. Saya ingat kantong asoy pembungkus benda-benda itu berwarna hitam.
Belum. Belum ditemukan. Gali lagi.
Dan....memang tidak ditemukan. Sungguh galau saya seketika. Benar-benar kecewa bin bingung. Mana mungkin benda itu lenyap begitu saja. Secara lokasinya sangat rahasia. Arghhhhh....
Saya mulai menangis.
**************
Sampai sekarang saya tak tahu jawabannya kenapa benda-benda itu sampai hilang lenyap bak ditelan bumi. Tidak mungkin orang lain melihat dan mengetahui saya pernah menyimpan benda itu dibelakang rumah. Iseng banget mereka. Kalo pun iya pasti udah ketahuan kan saat itu juga?!
Dan memang tidak sekali itu saja saya mengalaminya. Konon saya pernah melakukan penimbunan konyol itu beberapa kali dan setelah dibongkar lagi benda-benda itu tak pernah berhasil ditemukan. Benarkah bumi menelannya? Bumi sukanya makan kelereng??Love The Way You Blog
Tuesday, July 17, 2012
![]() |
| Source: Google Search |
Dalam rangka memperingati Dirgahayu Blog De Cipia ke 2 yang jatuh pada hari ini maka Admin bermaksud menyelenggarakan hajatan sederhana menulis di blog dengan tema "Me and Holy Ramadhan". Tujuannya adalah semata untuk membantu Admin menjalin silahturahmi antar narablog semua. :)
Berikut ketentuan hajatan Love The Way You Blog. Sederhana saja:
Meraih Hidayah
Friday, July 13, 2012
![]() |
| Source: http://rizqimutqiyyah.blogspot.com/ |
Muba Mengejar Juara Sirkuit Daerah Panjat Tebing
Thursday, July 12, 2012
| Source: tribunnews |
Atlet panjat dinding dari Federasi Panjat Tebing Indonesia (FPTI) Musi Banyuasin (Muba), bersaing ketat dengan atlet dari FPTI Palembang pada acara Sirkuit Daerah Panjat Tebing Seri ke-2 di Gelanggang Remaja Serasan Sekate Sekayu.
Pada lomba yang sudah digelar selama dua hari ini, sudah memasuki final di berbagai kategori, seperti final kategori Boulder Putri. Dari FPTI Muba, diturunkan sejumlah lima atlet dan tiga diantaranya masuk final, yakno Nila Okta Lestari, Citra. Wilianah dan Nopri Yanti Irma Pidien, masing-masing berada di posisi 2, 3 dan 4. Mereka bersaing dari atlet FPTI Lubuk Linggau yakni Pipin Lestari. Lalu Winda Mora dari FPTI Palembang dan Eva Susanti dari Mapala Galia.
Menurut Ketua Pelaksana lomba, Agus Edi Wijaya, yang juga pengurus FPTI Muba, atlet Muba ditargetkan menjadi juara umum dalam 10 kategori yang dilombakan. Ia menuturkan, dalam lomba tersebut, sebanyak 31 atlet FPTI Muba
Yang diturunkan.
"Kalau di Palembang kemarin kan kita Juara dua di bawah Palembang. Kita harapkan, sebagai tuan rumah, atlet kita bisa jadi juara umum," jelasnya pada Tribun Sumsel.
Pada lomba di Palembang dalam Sirkuit Pertama, FPTI Muba berhasil meraih 7 medali emas. Selain di Muba, FPTI Muba juga ditargetkan menjadi juara umum di Kabupaten Lahat pada Sirkuit Ketiga.
Sedangkan jadwal acara pada hari ini, Kamis (12/7), akan diadakan final Lead Youth Putri dibawah usia 18 tahun dan Semifinal Boulder Putra pukul 09.15. Lalu semifinal kategori Lead Umum Putra dan Final Boulder Putra pukul 13.30. Lalu berlanjut Final Lead Youth Putra di bawah usia 18 tahun pukul 16.00.
Kemudian jadwal besok, Jumat (13/7), akan ada Final Lead Putra pukul 09.15 dilanjutkan Final Lead Umum Putri.
Sumber
Sebelum 30 Tahun
Friday, July 06, 2012
| Source: http://ahmadnurcholish.wordpress.com |
Bismillah..
Insya ALLAH, jika diberi kesempatan umur saya ingin sekali melewati prestasi ibadah ayah. Beliau baru saja mengirim sms kepada saya dan mengatakan telah sampai di Makkah dan sedang menunggu maghrib. Ya beliau sedang menunaikan umrah. Alhamdullilah...
Dari dulu saya selalu menjadikan ayah sebagai standar dalam hal prestasi. Ayah saya adalah seorang ayah biasa. Tamatan sekolah dasar dan bekerja sebagai penjaga sekolah di kampung kami. Saya sangat menghormati dan mencintai beliau.
Maka beberapa prestasi ayah telah berhasil saya salip. Doa dan dukungan beliau mengiringi langkah-langkah kami. Walau sampai sekarang saya belum berhasil mengetahui harapan terbesar beliau kepada anak-anaknya. Yang ayah sering lakukan hanyalah menasehati dan mengingatkan kami agar selalu rendah hati.
* * *
Jujur saya sangat iri mendengar ayah yang sedang berada di Masjid Nabawi. Dalam percakapan di telepon siang itu saya menangis haru dan meminta beliau memotret setiap sudut Masjid Rasul itu. Sedang di dalam hati saya memanjatkan doa agar juga bisa kesana.
Saya cemburu
Saya iri
Iri yang bukan bermaksud menghilangkan nikmat orang lain, melainkan hanya sebagai cara menambah semangat diri untuk mencapai impian itu. Impian saya, menunaikan umrah paling lambat sebelum umur 30 tahun.
Saya perlu menghitung kemampuan diri. Sebagai karyawan biasa yang serba sederhana, saya perlu menyisihkan sebagian besar penghasilan saya. Minimal setiap bulan saya harus menyediakan dana Rp 500 ribu selama 6 tahun untuk membiayai perjalanan umrah itu. Insya ALLAH dengan menghemat jatah makan siang saya masih bisa bertahan :).
Demi impian itu...
Bismillah
#sikap
Monday, July 02, 2012
Ketika Dia Terkalahkan
Thursday, June 21, 2012
![]() |
| Razia file |
![]() |
| Mulai frustasi :) |
![]() |
| Main game lain |
Berburu Gazelle Lagi
Tuesday, June 19, 2012
![]() |
| Gazelle |
![]() |
| Gazelle |
![]() |
| Gazelle |
Main Tenis
Wednesday, June 13, 2012
Oleh karena itu demi kebaikan dan kinerja De Cipia di pentas blog nasional, admin menerima saran dan masukan tambahan secepat mungkin. Secepat alayer mengetik sms. Kira-kira begitulah... :)
Rusak Parah Jalan Sekayu Keluang Ditanami Kelapa
Tuesday, June 12, 2012
Akismet, Si Satpam Bengis
Tuesday, June 05, 2012
Saya cukup lama mengenal tukang jaga satu ini. Tapi kurang komunikasi. Jarang basa basi. Wajar saja, satpam satu ini anti ramah tamah, menurut saya.
Pupus
Membesuk cinta lara
Pada tepian senja..
Lelah menyeirama
Menggoda tiap hela
Memupus asa













