Showing posts with label Sekayu. Show all posts
Showing posts with label Sekayu. Show all posts

Foto: Banjir Mengepung Sekayu

Thursday, February 21, 2013












Jalan Tengah

Thursday, February 14, 2013

  

Jalan tengah adalah jalan keluar. Jalan tengah adalah solusi. Jalan tengah adalah penyelesaian. Jalan tengah adalah kebutuhan. Jalan tengah adalah keadilan. Jalan tengah adalah kepasrahan. Jalan tengah adalah keterpaksaan.

  Bagaimana tidak. Di jalan raya di sekitar pemukiman kami, jalan tengah adalah keadilan dan sekaligus sumber masalah. Jelas sekali. Jalan tersebut rusak parah di sekujur tubuhnya. Mulai dari pinggir jalan yang terkelupas dan lobang-lobang yang beterbaran di sana-sini. Alhasil hanya kira-kira bagian tengah jalan saja yang relatif aman untuk dilalui. Walau berdiameter sekitar 5 cm, jalan tengah itu jadi rebutan setiap pengguna jalan terutama pengendara motor. Setiap pengguna jalan pasti akan mengincarnya. Siapa cepat dia dapat. Tak peduli jalur kiri atau jalur kanan. Yang penting aman dan nyaman.

   Jalan tengah itu  bukan lagi keadilan. Bukan lagi sebuah solusi. Jalan tengah itu sumber sengketa, konflik dan ambisi.

Jalan tengah adalah dilema!
(Apalagi pinggir jalan..) 
____

Randik. Sekayu

Ruas Jalan Randik Sekayu Semakin Parah

Wednesday, January 23, 2013

 Sekayu- Akibat jalan rusak parah  satu truk pengangkut kayu terperosok di ruas jalan lintas randik yang membelah kota Sekayu. Jalan berlubang terlihat hampir di sepanjang jalan.  Berdasarkan pantauan, jalan berlubang terlihat setelah perempatan Reli, tepatnya dari sepanjang daerah Randik, Kota Sekayu.
   Di ruas jalan ini terdapat banyak lubang. Bahkan lubang tampak zig-zag, yaitu di lajur kiri dan kanan. Lubang itu memiliki kedalaman 10-20 sentimeter dan diameter berkisar 10-15 sentimeter. Bahkan, di beberapa titik, ada lubang yang diameternya mencapai 25 sentimeter.

* * * * *
    Saya melihat truk tersebut telah terperosok saat melintas pukul 05.45 wib pagi ini. Belum ada petugas yang membantu evakuasi. Hanya supir dan kenek yang berjuang mengevakuasi truk tersebut. Alhasil arus lalu lintas tersendat.


  Kita harus berkendara dengan sangat berhati-hati saat melewati jalur tersebut. Sebab, saat hujan turun, jalan berlubang itu tertutup genangan air. Pengendara yang tidak menguasai medan dipastikan akan terjatuh.


 Sebenarnya jalan lintas randik ini sudah kerap kali mengalami kerusakan. Bahkan bisa dibilang rutin. Namun akhir-akhir ini kerusakan  lebih parah dan cenderung diabaikan tanpa ada perbaikan.

  Terakhir perbaikan yang dilakukan tahun lalu hanya sekedar menambal lubang-lubang. Itupun tidak keseluruhan. Masih ada sejumlah lubang yang menganga dan siap menanti pengendara yang lewat. Mungkin perbaikan besar-besaran baru akan dilakukan setelah timbulnya korban jiwa dan materi yang begitu besar.

  Warga sekitar termasuk saya tidak berani melewati jalan ini apalagi bila  malam hari. Padahal jalan ini adalah akses utama untuk kendaraan angkutan  tambang dan perkebunan. Selain itu pengguna jalan ini kebanyakan siswa-siswi yang ingin menuju sekolah.

NAMEK NGA!!!

Tuesday, January 08, 2013

Groarrrr!!!!
Kapan ade ughang datang sok kenal sok akrab trus ujung-ujungnye minjem sen......... Namek nga!!!

Under Sun-brella

Wednesday, November 07, 2012

http://pe.nul.is


You can sail under sun-brella....................



Tag: Sekayu, Musi, Sunset, Muba, Sail, Photoblog, Foto

Photo Friday: Khusuk (2)

Friday, October 05, 2012

http://pe.nul.is


Lokasi: Masjid Miftahul Huda Sekayu
Waktu: 30 menit sebelum adzan

Pesona Bongen di Sungai Musi

Saturday, September 22, 2012

http://pe.nul.is
Klik untuk perbesar
  Memasuki bulan Agustus, Sungai Musi memulai siklus "alami"nya, mengering... Yang tersisa adalah untaian bongen (pasir) yang selau mempesona. Saat-saat seperti ini tentu mendukung banget karena di ulang tahun Kab Muba beberapa hari yang lalu (maaf sejak program pengobatan dan sekolah gratis ngadat ga jelas, saya lupa tanggal ultah kabupaten ini :D ) banyak event dan kegiatan lomba yang diselenggarakan di sekitar sungai ini. Sebut saja lomba bidar (balap perahu), lomba panjat pinang dll. Saya belum pernah menonton langsung lomba2 itu karena memang kantor ga ikutan libur.....


http://pe.nul.is
Klik untuk perbesar

  Bongen, begitu warga setempat meyebutnya, yaitu pasir yang membentang di Sungai Musi kala mengering. Ada bongen putih, ada bongen aja. Tapi semua ngangenin!! Lha wong cuma muncul setahun sekali.

http://pe.nul.is
Klik untuk perbesar

  Memang hanya pasir biasa yang berada di tepi sungai, bukan pasir Pantai Kuta, tapi jangan heran bila hari minggu dan hari "kejepit" libur lainnya, wahana pasir ini kerap dibanjiri pengunjung. Membludak!! Sayang saya mengambil foto ini tadi selepas Ashar. Sabtu belum jadi hari libur yang total.


http://pe.nul.is
Klik untuk perbesar


Referensi lain: Tempat Wisata Paling Populer di Kota Sekayu

Wednesday Photo(s): Morning Activity

Wednesday, September 19, 2012

Perihal: Tes kamera ponsel yang dibeli adek kemaren....

http://pe.nul.is

http://pe.nul.is


Kamera : Samsung Galaxy S5660
Lokasi   : Sekayu

Monyet-Monyet Sekayu

Sunday, August 12, 2012


http://pe.nul.is
Lihat sesuatu disana?

Sepulang dari pasar saya lesehan di beranda rumah
Kala itu jam 17.30 waktu bagian Sekayu
Matahari bersiap tenggelam di sebelah kanan horizon
Di jalanan depan rumah ada mobil, ada motor
Yang mobil adalah sedang belajar nyetir
Yang motor adalah sedang ngetrek liar

Saya berdiri sendiri di beranda rumah
Mengamati depan rumah
Menatap hutan seberang jalan
Ada seekor monyet diantara pohon itu
Warnanya hitam ekornya panjang
Upss bukan seekor tapi...sebentar
Saya coba hitung..
Ada lebih dari tujuh rupa

17.30 lewat sedikit kala itu
Saya masih di beranda rumah
Menikmati atraksi si ekor panjang
Koloni berbulu hitam itu sedang kelaparan
Ahhh lapar saja menarik bagaimana jika kenyang bunting
Monyet-monyet itu momen langka

Saya beluim pernah melihat mereka
Dari jarak sedekat ini
Dengan jumlah sebanyak ini
Dengan atraksi sealami ini
Mereka monyet-monyet Sekayu

Mereka kerap berada di pepohonan
Belakang rumah
Jaraknya cukup jauh dan pohonnya tinggi
Mata minus saya tak sanggup menjangkau mereka

Sedang kali ini mereka di hadapan
Sungguh pesona sore yang atraktif
Saya harus membatalkan keinginan
Tuk menuju Ragunan
Demi berjumpa satwa terancam langka itu
Di depan mata lebih merona

Bummmm..
Tiba-tiba mereka ribut
Saling bergerak, meloncat
Bertidakaturan
Seluruh dahan bergoyang ranting bergetar
Berisik
Memaksa pengguna jalan sore itu menoleh terkejut
Saya yakin mereka juga pertama kali
Menemui sajian atraktif para monyet-monyet itu
Dari jarak sedekat itu
Dengan jumlah sebanyak itu

Jam 17.43 kala itu
Atraksi selesai
Saya harus mandi
Lalu menyusun barisan
Tuk berbuka puasa bersama keluarga
Alhamdulillah...........................

Photo Friday: Menuju Langit

Friday, August 03, 2012

http://pe.nul.is
Menuju Langit
Lokasi: Randik, Sekayu
Kamera: Nokia 2700 classic + Pixlr

Weekly Photo Challenge: Dipreteli!

http://pe.nul.is
Jembatan Musi Sekayu

Lokasi   : Sekayu
Kamera : Nokia N2700 Classic

Mie Ayam Mas Bambang Saja

Wednesday, July 25, 2012

De Cipia
Sabana sero!
Cerita sebelumnya sih mbah kakung di samping kantor itu lagi mudik. Jadi warung mie ayamnya tutup. Maka saya pun disergap lapar setiap siang. Ups... lupa. Puasa!!

Nah sebagai aksi balasan, saya bareng kakak melakukan sweeping mendadak ke rumah Mas Bambang. Mas Bambang itu temennya kakak tapi kok agak mirip saya ya... :)

Maka jadilah akhirnya abis tarawih barusan kami dapet bantuan langsung tunai! Porsi maksi pula! Brrrr..........

Muba Mengejar Juara Sirkuit Daerah Panjat Tebing

Thursday, July 12, 2012

Source: tribunnews

 Atlet panjat dinding dari Federasi Panjat Tebing Indonesia (FPTI) Musi Banyuasin (Muba), bersaing ketat dengan atlet dari FPTI Palembang pada acara Sirkuit Daerah Panjat Tebing Seri ke-2 di Gelanggang Remaja Serasan Sekate Sekayu.

   Pada lomba yang sudah digelar selama dua hari ini, sudah memasuki final di berbagai kategori, seperti final kategori Boulder Putri. Dari FPTI Muba, diturunkan sejumlah lima atlet dan tiga diantaranya masuk final, yakno Nila Okta Lestari, Citra. Wilianah dan Nopri Yanti Irma Pidien, masing-masing berada di posisi 2, 3 dan 4. Mereka bersaing dari atlet FPTI Lubuk Linggau yakni Pipin Lestari. Lalu Winda Mora dari FPTI Palembang dan Eva Susanti dari Mapala Galia.

  Menurut Ketua Pelaksana lomba, Agus Edi Wijaya, yang juga pengurus FPTI Muba, atlet Muba ditargetkan menjadi juara umum dalam 10 kategori yang dilombakan. Ia menuturkan, dalam lomba tersebut, sebanyak 31 atlet FPTI Muba
Yang diturunkan.

  "Kalau di Palembang kemarin kan kita Juara dua di bawah Palembang. Kita harapkan, sebagai tuan rumah, atlet kita bisa jadi juara umum," jelasnya pada Tribun Sumsel.

  Pada lomba di Palembang dalam Sirkuit Pertama, FPTI Muba berhasil meraih 7 medali emas. Selain di Muba, FPTI Muba juga ditargetkan menjadi juara umum di Kabupaten Lahat pada Sirkuit Ketiga.

  Sedangkan jadwal acara pada hari ini, Kamis (12/7), akan diadakan final Lead Youth Putri dibawah usia 18 tahun dan Semifinal Boulder Putra pukul 09.15. Lalu semifinal kategori Lead Umum Putra dan Final Boulder Putra pukul 13.30. Lalu berlanjut Final Lead Youth Putra di bawah usia 18 tahun pukul 16.00.

  Kemudian jadwal besok, Jumat (13/7), akan ada Final Lead Putra pukul 09.15 dilanjutkan Final Lead Umum Putri.

Sumber 

Tempat Wisata Paling Poluler di Sekayu

Saturday, July 07, 2012

  Kabupaten Musi Banyuasin dengan motto "Bumi Serasan Sekate dengan Ibukota Sekayu "Kota Randik " (Rapi, Aman, Damai, Indah, Kenangan). Merupakan bagian dari Kabupaten dan Kota di Propinsi Sumatera Selatan.
  Melalui Informasi pengenalan objek dan daya tarik wisata Kabupaten Musi Banyuasin tersebut akan memberikan gambaran, informasi bagi para investor yang berminat berinvestasi di kabupaten Musi Banyuasin, yang terkenal dengan kekayaan Sumber Daya Alam yang terkandung dalam Bumi Serasan Sekate seperti minyak, gas, batubara serta kandungan mineral lainnya sebagai sumber pendapatan Pemerintah Kabupaten guna mewujudkan "Muba Smart 2012".
Disamping Sumber Daya Alam yang melimpah ruah ada lagi sisi yang sangat menarik untuk mendapat perhatian dan perlu untuk dikembangkan yaitu objek dan daya tarik wisata, dimulai dari Danau yang sangat indah, perkebunan karet, sawit yang membentang luas sepanjang Kabupaten Musi Banyuasin, adat perkawinan sampai pada suku terasing yang masih tradisionil.  

1. JEMBATAN MUSI 
JM
Klik untuk perbesar
  Jembatan Musi yang terbentang di atas Sungai Musi, merupakan sarana transportasi darat yang cukup penting bagi sarana angkutan perekonomian rakyat di Kabupaten Musi Banyuasin. Jembatan Musi yang oleh masyarakat Sekayu dikenal dengan sebutan JM (Jembatan Musi), dibangun pada Tahun 1987 - 1988 dengan konstruksi besi baja. 


     
2. DANAU KONGER
Danau Konger
Klik untuk perbesar
  Danau Konger adalah danau yang terletak di pinggiran Desa Sungai Dua Kecamatan Sungai Keruh yang jaraknya dari Kota Sekayu ± 45 Km. Untuk mencapai Iokasi ditempuh melalui jalan darat. Sebutan Danau Konger diambil dari nama salah warga Negara Amerika Serikat yang bernama Mr. Congger, seorang pengusaha pengeboran minyak yang pada tahun, berjasa melakukan pengedaman jalan yang melintasi sungai tersebut atau semacam dataran rendah yang mengalir dan bermuara ke Danau Cala di Kecamatan Lais.
Bentuk Danau Konger dapat dikatakan berbentuk bundar dan mempunyai cabang - cabang dengan luas diperkirakan ± 100.000 m2 ( 10 Ha ) dengan lebar ±130 m2 dali panjang ± 1000 m2 dan kedalamannya bila diukur dari titik yang paling rendah ± 10 m dan airnya sepanjang tahun tidak pernah kering.
   Air Danau Konger merupakan air yang sangat jernih dan dilihat dari kejauhan airnya berwarna kebiru-biruan.  Air Danau Konger oleh masyarakat Desa Sungai Dua yang tinggal disekitar danau tersebut dimanfaatkan untuk kebutuhan sehari-hari seperti mencuci, memasak air minum dan lain-lain.
Danau Konger saat ini telah mendapat sentuhan pembangunan oleh Pemerintah Kabupaten Musi Banyuasin pada Tahun 2003 telah dibangun pemasangan batu kali penahan tebing sepanjang 200 m, pembuatan tangga turun ke Danau dan Shelter.  Danau Konger pada hari libur ramai dikunjungi oleh masyarakat sekitar untuk tempat rekreasi dan memancing ikan.
 
3.  DANAU ULAK LIA
Danau Ulak Lia
Klik untuk perbesar
   Danau Ulak Lia terletak di Kelurahan Soak Baru Kecamatan Sekayu, tepatnya terletak di seberang Kota Sekayu yang berjarak ± 2,5 KM, dengan luas ± 75 Ha. Untuk mencapai lokasi Danau tersebut transfortasi cukup lancar dapat ditempuh melalui jalan darat dengan waktu tempuh ± 20 menit.
Panorama Danau ini cukup indah dikelilingi oleh pohon-pohon yang rindang dan suasana yang masih alami. Pada musim hujan Danau ini akan tampak lebih indah karena air Sungai Musi yang pasang dan menggenangi seluruh permukaan danau ini.  Danau Ulak Lia adalah objek wisata yang akan menjadi andalan Kabupaten Musi Banyuasin karena letaknya yang tidak jauh dari pusat Kota Sekayu.
Upaya Pemerintah untuk memajukan objek wisata ini maka diadakanlah pembangunan mulai dari pembuatan desain Danau Ulak Lia pada Tahun 2001, pengangkatan dan pembersihan gambut seluas 75 Ha pada Tahun 2002/2003 dan pada Tahun 2004 direncanakan pembuatan tangga pengaman disekeliling Danau sepanjang 14,4 Km.
   Juga pada Tahun 2003 pada lokasi sekitar Danau tersebut dilaksanakan kegiatan off road yang pesertanya dari berbagai daerah, peminat olahraga off road.  Guna mewujudkan Danau Ulak Lia tersebut menjadi objek kepariwisataan Kabupaten Musi Banyuasin, akan diupayakan mencari investor yang berminat.

Tour de Serasan Sekate

Wednesday, July 04, 2012

Assalamualaykum wr wb

Pagi ini, mumpung koneksi lancar ada baiknya kita berkeliling Kota Sekayu sejenak. Mari kita berangkat............

Klik gambar untuk melihat gallery

Masjid Jami An Nur


Dalam Renovasi
Kandang PERSIMUBA
Tugu Serasan Sekate
Coba tebak NOPOL mobil putih itu..
Masjid Al Muhajirin
Sunset ya...

Galeri Foto Wisuda Perguruan Tinggi Rahmaniyah Sekayu

Thursday, June 28, 2012

Amanah
Stable Berkuda Sekayu

Paduan Suara

Pembantu Ketua I
Wakil Bupati MUBA