Lelucon ala Orang Minang

Friday, June 15, 2012

 Kerap saya memperhatikan dan menonton bagaimana teman-teman saya yang berasal dari Minang berinteraksi satu sama lain. Unik dan bikin saya ikut geli. Ada-ada saja cara mereka untuk menggoda teman. Hingga saya dapat merumuskan pola dan gaya lelucon temam-teman saya itu.

 Begini...

 Orang Minang kadang memulai lelucon dengan melemparkan "tuduhan" kepada targetnya. Tuduhan tersebut bukan berarti fitnah atau berita bohong tapi sesuatu yang bikin target mereka kebingungan saja. Misal menanyakan dimana motor kepada target padahal ia ga tahu sama sekali.


 Itukah yang dianggap lelucon?

  Tentu saja bukan. Poinnya adalah reaksi si target. Keberhasilan sebuah lelucon tergantung bagaimana si target bereaksi atas tuduhan yang dialamatkan kepadanya. Target akan bereaksi alamiah biasanya hingga menunjukkan karakter aslinya. Target yang tahu itu hanyalah lelucon semata akan beraksi melemparkan balik "tuduhan" tersebut atau mengkonversinya menjadi lelucon yang lebih riil. Artinya lelucon yang sebenarnya. Tapi kadang seringpula target menanggapi tuduhan tersebut dengan serius hingga lelucon itu tak  jadi lelucon lagi. Maka si pelempar lelucon tadi tentu harus segera mengimbangi.

Disitulah bisa dilihat pribadi yang bisa diajak bercanda dan mana pribadi yang agak serius. Namun itu bukan kesimpulan final karena tak bisa langsung begitu saja menilai karakter orang lain. Apalagi reaksi individu dipengaruhi banyak faktor lain seperti suasana hati, tingkat stres, tingkat pendidikan dll.

 Memperhatikan gaya bercanda teman-teman tersebut saya mendapat banyak pelajaran. Salah satunya bahasa Minang. :)

___
Sumber gambar: http://3.bp.blogspot.com/_rXBVRjPK6AE/TMz8ZWEnoOI/AAAAAAAACIw/WcvLrOJ3H1w/s200/bomb+april+mop.jpg

2 comments: